Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Sunday, 26 March 2017


MENYUSUN GARIS BESAR LAPORAN PENELITIAN
*      Syarat-syarat Penulisan Laporan
1.         Penulis laporan harus mengetahui kepada siapa laporan itu akan ditujukan. Contohnya: untuk sponsor, masiswa tau masyarakat umum. Penulisan untuk makalah atau media massa memiliki aturan yang berbeda dengan penulisan sebuah laporan penelitian, meski tema diangkat sama.
2.         Laporan penelitian harus ditulis secara lengkap. Hal ini penting agar pembaca laporan tidak mengikuti kegiatan penelitian mulai dari awal hingga akhir.
3.         Dalam mengemukakan hasil penelitian harus menggunakan bahasa yang komunikatif, sehingga mudah dipahami pembaca.
4.         Laporan penelitian merupakan elemen penting dalam proses kemajuan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, peneliti harus menuliskan laporan penelitian dan saran dengan jelas sehingga mampu menyakinkan pembaca. Maka penulisannya harus baik serta sistematis.
*      Bagian-bagian Laporan Penelitian
Laporan penelitin merupakan karya ilmiah. Untuk itu, penulisan laporan penelitian harus mengikuti aturan penulisan ilmiah. Secara umum, laporan penelitian terdiri atas tiga bagian besar, yakni pendahuluan, isi dan penutup. Beriku adalah model sebuah laporan penelitian menurut Borg dan Gall.
1.    Bagian Pendahuluan (preliminary materials), berisi:
a.       Halaman judul
b.      Kata pengantar
c.       Daftar isi
d.      Daftar tabel
e.       Daftar gambar/ilustrasi tau diagram-diagram
2.    Isi laporan (body of the paper), berisi:
Bab I    Pendahuluan
              I.I       Latar  Belakang Masalah
              I.II     Perumusan Masalah
              I.III    Pertanyaan Penelitian
              I.IV    Tujuan Penelitian
              I.V     Kegunaan Penelitian
Bab II  Kerangka Teori
              II.I     Tinjauan Pustaka
              II.II    Kerangka Teori
Bab III Metodologi
              III.I    Pendekatan  Penelitian
              III.II   Jenis Penelitian
              III.III  Subjek Penelitian
              III.IV Teknik Pengumpulan Data
              III.V   Teknik Analisa Data
Bab IV Hasil Penelitian
Bab V  Kesimpulan dan Saran
              V.I     Kesimpulan
              V.II    Saran
3. Bagian penutup meliputi bahan-bahan penunjang seperti berikut:
a.       Kepustakaan
b.      Lampiran
c.       Indeks

*      Bagian pendahuluan (preliminary materials)
Dalam bagian ini, peneliti menjelaskan sistematika penulisan agar pembaca dapat diajak mempelajari garis besar isi laporan penelitian dan mengikuti laporan tersebut dengan mudah. Bagian tersebut adalah sebagai berikut:
a.       Halaman judul
Judul sebaiknya jelas, ringkas, dan menggambarkan isi penelitian. Juga di tuliskan nama penyusun, nama lembaga, nama tempat dan tahun penyusun laporan.
b.      Kata pengantar
Kata pengantar adalah uraian pendek dari penulis tentang penelitiannya. Yang diuraikan tujuan penelitian, masalah yang dihadapi, siapa yang memberi sponsor, dan ucapan terimakasih. Pada akhir pengantar dibubuhi oleh keterangan tanggal, bulan, tahun penelitian dan nama tengkap peneliti atau sponsor.
c.       Daftar isi
Daftar isi menujukkan bagaian-bagian dari laporan sehingga hubungan antara satu bagian dan bagian lainnya dapat dilihat. Daftar isi dapat membantu pembaca menemukan bagian-bagian yang penting dan biasanya di beri keterangan halaman pada sisi kanan.
d.      Daftar tabel, gambar dan grafik
Daftar ini membuat judul-judul tabel/gambar/grafik yang ada di laporan tersebut. Daftar ini disusun berurutan sesuai nomor pada tiap tabel/gamabr/grafik.

*      Isi laporan (body of the paper)
Bagain ini memuat tentang proses penelitian dan hasilnya. Bagian isi meliputi:
a.       Bab pendahuluan
Bab pendahuluan ditampilkan perumusan masalah, ruang lingkup, kegunaan teoritis dan praktis dari laporan yang ada.
b.      Bab kerangka teori
Bagian ini ditulis untuk memberikan gambaran kepada pembaca mengenai hal yang telah dirintis oleh peneliti lain untuk memberikan penekanan pentingnya permasalahan. Selanjutnya, peneliti mencoba mengemukakan alur pemikirannya dengan cara merangkum penemuan itu. Bab kerangka teroti biasaya diakhiri dengan hipotesis.
c.       Bab metodologi penelitian
Bab ini menerangkan tentang subjek, objek, pengumpulan data, cara pengolahan data dan analisa data. Metodologi penelitian biasanya disajikan dalam rancangan penelitian.
d.      Bab pelaksanaan penelitian
Peneliti menguraikan proses pelaksanaan penelitian baik menyangkut validitas instrument penelitian dan proses pengumpulan data.
e.       Bab hasil penelitian dan pembahasan
Berupa laporan penelitian yang ingin dikutahui oleh pembaca. Bagian ini menguraikan seluruh hasil penelitian. Terkait dengan penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Pembahasan akan semakin menarik jika hasil penelitian yang terdahulu dikaitkan dengan hasil penelitian yang sedang berlangsung. Hal ini dapat dibandingkan, mengkontraskan atau mensejajarkan hasil penelitian yang sebeumnya.
f.       Bab kesimpulan dan saran
Kesimpulan harus singkat, jelas dan padat yang berisi hal-hal yang telah dibahas pada bab sebelumnya. Pada bagian ini diberikan rekomendasi atau saran terhadap masalah-masalah baru untuk diteliti lebih lanjut. Sedangkan saran hendaknya dibuat implikasi teoritis, praktis dan kegunaan bagi peneliti.

*      Bagian penutup, terdiri atas:
a.       Daftar pustaka
Pada bagian ini disebutkan semua buku (sumber) yang digunakan sebagai penunjang dalam penunjang dalam penulisan dan pelaksanaan penelitian. Hal-hal yang perlu dikemukakan adalah nama penulis, tahun penerbitan, judul buku, tempat penerbitan dan nama penerbit.
Contoh penulisan daftar pustaka adalah:
Bryman, Alan. 2012. Social Research Methods. New York: Oxford University Press.
Atau Bryman, Alan. Social Research Methods. New York: Oxford University Press. 2012.
b.      Lampiran
Yang memuat hal-hal yang perlu duketahui pembaca. Biasanya meliputi format kuesioner, wawancara atau pengamatan dan dokumen lainnya seperti foto atau naskah tertentu.
c.       Indeks
Bagian ini berisi daftar kata, istilah atau nama yang ada dalam laporan. Indeks biasanya disusun menurut abjad.


Ketenagakerjaan Di Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka


Ketenagakerjaan Di Desa Parapatan
Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka

Ø  Jumlah penduduk Desa Parapatan
Laki-laki                      1291 Orang
Perempuan                  1238 Orang +
JUMLAH                    2529 Orang
Ø  Pada jumlah usia
a.       Usia 0-14 tahun =  orang. Laki-laki =  389 orang dan perempuan =  343 orang.
b.      Usia 15-64 tahun =  orang. Laki-laki = 753 orang dan perempuan =  834 orang.
c.       Usia 65 tahun-usia lajut =  orang. Laki-laki = 149 orang dan perempuan = 61 orang.

Ø  Tenaga kerja terdidik/tenaga mahir
Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang mendapatkan suatu keahlian atau kemahiran pada suatu keahlian pada suatu bidang karena sekolah atau pendidikan formal maupun nonformal. Pada Desa Parapatan terdiri dari:
-          Karyawan pemerintah : 19 orang
-          Karyawan swasta        : 44 orang
-          TNI/Polri                     :   4 orang
-          Pegawai negeri sipil    : 24 orang

Ø  Tenaga kerja terlatih
Tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu yang didapat dalam bidang tertentu yang didapat melalui pengalaman kerja. Keahlian terlatih ini tidak memerlukan pendidikan karena yang dibutuhkan adalah latihan dan melakukannya berulang-ulang sampai bisa dan menguasai pekerjaan tersebut. Pada Desa Parapatan terdiri dari :
-          Petani                          :  8 orang
-          Buruh tani                   : 29 orang
-          Pedagang                    : 499 orang

Ø  Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih
Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja kasar yang hanya mengandalkan tenaga saja. Pada desa Parapatan terdiri dari :
-          Buruh                          : 658 orang

Ø  Tenaga kerja pabrik, kantor dan lapangan
Tenaga kerja pabrik adalah tenaga kerja yang melaksanakan operasional mesin-mesin maupun manual dalam menghasilkan produk. Seperti di Desa Parapatan pekerjanya biasanya bekerja pada pabrik besi, garmen, pabrik barang bekas dll.
Tenaga kerja kantor adalah tenaga kerja yang mengatur kejadian-kejadian yang dijalankan sehingga menjadi keterangan yang berguna dengan menggunakan alat, baik mesin-mesin maupun manual sehingga membantu mutu pekerjaan, memudahkan pengawasan, menghemat biaya, tenaga dan waktu.
Tenega kerja lapangan adalah tenaga kerja tidak berhubungan secara langsung dengan tingkat kegiatan produksi. Tempat bekerja tenaga lapangan tidak di dalam pabrik atau kantor. Seperti misalnya kasir di supermarket atau minimarket pada sekitaran Desa Parapatan yaitu Berlian dan Alfamart.

Ø  Tenaga kerja yang bekerja didaerah sendiri (Di dalam Kabupaten Majalengka)
Untuk tenaga kerja yang berada didaerah sendiri atau sekitaran Kabupaten Majalengka berkisaran 40 %, lebih sedikit dibandingkan orang bekerja di luar daerah. Atau setara dengan 599 orang.
Ø  Tenaga kerja yang bekerja di luar daerah (Di luar Kabupaten Majalengka)
Untuk tenaga kerja yang berada di luar daerah Kabupaten Majalengka berkisaran 60 %, lebih banyak dibandingkan dengan orang bekerja di dalam daerah Kabupaten Majelengka. Atau setara dengan 988 orang.

Ø  Upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja
-          Pemerintah dapat mendirikan berbagai pusat pelatihan kerja, peningkatan mutu, pendidikan, menciptakan suasana kondusif bagi para penanam modal, melakukan transmigrasi dan keluarga berencana.
-          Swasta dapat bekerja sama dengan sekolah dan kampus untuk menyediakan kesempatan bagi para siswanya unuk kerja praktik/magang.
-          Sedangkan individu berusaha terus membekali diri dengan berbagai kemampuan serta menanamkan jiwa wirausaha.
Di Desa Parapatan perah diadakannya meningkatkan keterampilan Ibu Rumah Tangga dengan pelatihan menjahit selama beberapa bulan. Tujuannya yaitu membuka pekerjaan baru dan meningkatkan kualitas para IRT untuk tidak terbatas dengan aktivitasnya dalam keluarga.

Ø  Upah
Upah yang berlaku di Indonesia adalah upah harian, mingguan, dan bulanan. Sistem upah sangat tergantung dari kondisi permintaan dan penawaran tenaga kerja, hubungan pemberi kerja dan penerimaan kerja dan upah minimum.
a.  Upah bulanan untuk Pegawai Negeri Sipil sekitar Rp. 3.500.000,00
b. Upah harian untuk buruh tani sekitar Rp. 40.000,00
c.  Upah harian untuk pedagang sekitar Rp. 100.000,00
d. Upah harian untuk buruh sekitar Rp. 40.000,00

Ø  Pengangguran
Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan, sedangkan mencari pekerjaan atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru. Tingkat pengangguran adalah perbandingan antara jumlah pengangguran dan jumlah angkatan kerja dalam kurun waktu tertentu yang dinyatakan dalam bentuk presentase.
Jenis pengangguran dilihat dari lamanya bekerja, dibedakan menjadi sebagai berikut:
a.       Pengangguran Terselubung (Disguissed Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu. Contoh : suatu kantor mempekerjakan 10 orang karyawan padahal pekerjaan dalam kantor itu dapat dikerjakan dengan baik walau hanya dengan 8 orang karyawan saja,sehingga terdapat kelebihan 2 orang tenaga kerja. Orang-orang semacam ini yang disebut dengan pengangguran terselubung.
b.      Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu. Contoh : seorang buruh bangunan yang telah menyelesaikan pekerjaan di suatu proyek untuk sementara menganggur sambil qmenunggu proyek berikutnya.
Setengah pengangguran dibagi menjadi dua kelompok :
- Setengah Penganggur Terpaksa, yaitu mereka yang bekerja dibawah jam kerja   normal dan masih mencari pekerjaan atau masih bersedia menerima pekerjaan lain.
-Setengah Penganggur Sukarela, yaitu mereka yang bekerja di bawah jam kerja normal tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain, misalnya tenaga ahli yang gajinya sangat besar.
c.       Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal.

Puisi Cintaku Jauh Di Pulau - Chairil Anwar


Puisi Cintaku Jauh Di Pulau - Chairil Anwar

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri. 

Naskah drama untuk 16 orang

Naskah drama sumber : youtube

Kabaret bertema : Penghinanat demi cinta 
Liat channel youtube willi andrianto Judulnya "Kabaret SMA 1 Cikampek"
Klik dibawah ini.
https://www.youtube.com/watch?v=BG5oc2dkl4E&t=1s
Ada 3 orang teller yaitu Siska, Rival dan Dimas. Kemudian muncul Indira dan Nina sedang bertransaksi. Tiba – tiba wia, helmi, dian dan robi muncul dengan berbaju hitam – hitam merampok bank mereka.
Siska    : “Hallo, selamat datang.”
Ribut dan semua teller disandera.
Dian & helmi: “Semuanya tiarap.”
Dian     : “Dompet, hape, tas…..”
Wia      : “Cepat katakan dimana koper itu berada?”
Rival    : “Aku tidak tahu.”
Wia      : “Ah, banyak alasan.”
Kemudian Rival ditembak oleh Wia. (News)
Robi (menguap). Nina, Indira dan Dewi menari. (Masuk Emak Robi).
Emak   : “Bangun, jam segini jau masih tidur. Mau jadi apa kamu?” (Sedari menjongklokkan kepala Robi).
Robi     : “Aku mau kerja di multinasional kompeni.”
Emak   : “Ngimpi.”
Robi     : “Emak.” (Mengeluh)
Emak   : “Ke heula jang (kentut). Ibu mau ke dapur dulu, titip jemuran ya. Awas sampe engga.” (Sedari menjongklokkan kepala Robi.
Robi     : “Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin.”
Jemuran emak terbang. (Diska dan robi bertabrakan)
Diska   : “Kayanya aku suka deh sama kamu. Suka pengen nabok.”
Nyanyi dan nari. Tanpa disadari, ayah Diska yaitu Dimas memegroki Diska sedang bermesraan dengan Robi.
Dimas  : “Cukup, ayo kita pulang.”
Diska   : “Tapi, yah.”
Dimas  : “Aaagghh… kamu itu harus tau diri. Kita tuh orang kaya, dia itu tidak pantas buat kamu.”
Diska   : “Tapi yah, aku mencintainya.”
Dimas  : (menampar Diska). Diska bernyanyi.
Dewi    : “Kita udahan aja ya.”
Kholis  : “Kenapa?”
Dewi    : “Kalau kita jodoh, kita pasti ketemu lagi.”
Kholis  : “Aaaghh.”
Robi menemukan selembar kertas yang berisi pengumuman saembara.
Robi  : “Saembara hmm untuk mencari brangkas yang hilang dari bank. Hadiah bagi laki – laki akan dijodohkan dengan anaknya, untuk wanita akan dijadikan tukang cangcimen.”
Nina  : “Cangcimen, cangcimen, mizon bade a bade bade bade?”
Robi  : “Untung urang mah lain awewe.”
Diska menyanyi (fatin)
Robi  : “Aisyah aku melihat selembaran ini kemarin, apakah dengan cara ini kita bisa bersatu lagi?”
Diska : “Oh, tentang selembaran itu. Hmm iya mungkin itu bisa jadi solusi, tapi emang kamu tahu dimana brangkas itu?”
Robi  : “Ya, aku tau dimana brangkas itu.”
Diska : “Ha, serius? Katakan dimana?”
Robi     : “Aku tidak bisa menjelaskannya sekarang. Sebaiknya kamu tunggu disini.”
Robi memencet telepon untuk menghubungi Wia.
Robi     : “Hallo bos, mau ada yang gue omongin nih.”
Wia      : “Mau ngomong ape lu?”
Robi     : “Gini bos, kira – kira kalau tu brangkas gue minta lagi boleh gak bos?”
Wia      : “Ha? Maksud lu, loe mau berkhianat?”
Robi     : “Ya bukan maksudnya  berkhianat bos. Cuman?”
Wia      : “Cuman apa? Sudah sekarang posisi lu dimana?”
Robi     : “Posisi gua? Di belakang elu bos.”
Wia      : “Gengs bawa brangkas itu.” (Menari). “Jadi dia alasan semua ini.”
Robi     : “Tunggu, aku bisa menjelaskan. Ini tidak seperti yang kau bayangkan.”
Wia      : “Sudahlah, aku sudah terlanjur kecewa.” (Robi dan Wia bertengkar)
Robi dead. Diska menangis dengan bernyanyi.
Diska   : “Dia tidak bersalah, dia melakukan ini semua karena dia ingin memperjuangkanku.”
Sirine mobil polisi.
Singgih : “Jangan bergerak, kalian semua kami kepung.”
Rizki    : “Ayo ikut kita ke kantor polisi.”
Dimas  : “Ya pak, hukum saja mereka sampai mati.”
Asep    : “Kita kan menegakkan hukum seadil – adilnya pak. Terimakasih atas kerjasamanya.” (Bersalaman).
Diska menyanyi Geisha. Dewi, Indira, Siska dan Nina memberi motivasi Era Et Labora.
Dewi : “Sudahlah Aisyah, jangan bersedih ya.”
Indira   : “Lebih baik move on.”
Siska : “Iya tuh bener, kan masih ada kita – kita.”
Nina  : “Jomblo juga tidak masalah kok.”
Musik….
Inilah akhir dari cabaret kami. Ambil yang positifnya aja ya. Yang negatifnya buang kelaut aja oke. Musik

Baca juga https://dewirima6.blogspot.com/2018/03/naskah-drama-kabaret-untuk-16-orang.html

Ceramah tentang Kematian


Kultum tentang “kematian”
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dahar emping
Pake opak
Kakuping sih kakuping
Tapi henteu karompak, sakali deui Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sebab Allah SWT itu suka yang ganjil, maka dari itu mohon keikhlasannya untuk salam yang ketiga kalinya. Assalamualaikum Wr. Wb.

Saudaraku rakhimakumullah
            Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang dimana telah memberikan kita semua nikmat sehat, iman dan islam sehingga kita dapat berkumpul pada pagi hari ini. Tak lupa pula sholawat dan salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada baginda nabi kita semua habibana wanabiana Muhammad SAW. Yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang. Dan semoga kita mendapat syafaat di yaumil akhir nanti. Amin amin ya robbal alamin.

Hadirin jeung hadirot, aa2 jeung teteh2
            Berdirinya saya disini bukan untuk menyombongkan diri, bukan pula untuk menggurui. Namun, disinni saya akan menyapaikan sedikit tentang kematian.
Sebagaimana firman Allah SWT Q.S Al-ankabut ayat 57:


Artinya            : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada kami, tempat kembalimu.”
            Firman tersebut memberikan pelajaran bagi kita, bahwa setiap yang bernyawa pasti mati. Kematian merupakan universitas terbaik dalam kehidupan kita. Mengapa? Ada yang tahu? Karena ketika setiap menghadapi  seseorang yang meninggal, kita sama-sama memandikan, mengkafani, menyolati dan mengkuburkan. Disitulah kita dapat merenung dan berbenah diri.

Saudaraku rakhimakumullah
            Semua ribuan nikmat Allah itu titipan, seperti pintar milik Allah, bodoh juga bukan milik kita, sakit milik Allah dan sehat juga milik Allah. Kita ini hanya manusia yang berjalan didunia milik Allah. Karena semua itu ada expayerdnya. Coba saudaraku ke super kampret, lihat makanan pasti ada expayerdnya. Betul apa betul? Sama, kita juga ada expayerdnya.

Saudaraku rakhimakumullah
            Maka dari itu, sebelum masa expayerd datang atau kontrak itu selesai. Mencobalah untuk beramal sebanyak-banyaknya. Menurut sabda Rasulullah SAW, barang siapa yang membaca surat Al-Fatihah 3x maka bagaikan mengkhatamkan al-qur’an, kemudian yang ke-2 bersholawatlah kepada nabi, 3. Maukah saudara-saudaraku mendapat kebaikan yang bermilyar-milyar? Maka bacalah allahummaqfir walmuslimin walmuslimat walmu’minin walmu’minat al ahya imingkum wal amwat. Dan terakhir barang siapa yang membaca subhanallah walhamdulillah wala ila ha illallah allahu akbar, maka bagaikan berhaji dan berumroh. Insya Allah.

Saudaraku rakhimakumullah
            Sebelum saya tutup, saya memiliki sebuah syair. Yang tahu nyanyi bareng2 yuk.

Wahai manusia jangan engkau tertipu daya
Oleh dunya yang fana sebagai tempat ujian bagi kita
Dunia sementara akhirat selama-lamanya

Orang kaya mati orang miskin mati
Raja – raja mati rakyat biasa mati
Semua pergi menghadap ilahi
Dunya yang di cari tak ada yang berarti
Dunya yang di cari tak kan dibawa mati

Cukup sekian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon dimaafkan. Karena kesempurnaan milik Allah Semata. Wabillai taufiq hidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb.